Langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera mematikan aliran listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) yang berada di meteran atau kWh meter apabila air mulai memasuki rumah.
Tindakan ini penting untuk mencegah risiko tersengat listrik.
Baca Juga:
Bibit Siklon Tropis 91S Jadi Luana, Angin Kencang Mengancam Selatan Jawa
Langkah berikutnya, seluruh peralatan elektronik yang terhubung dengan stop kontak diimbau untuk segera dicabut guna menghindari terjadinya korsleting atau arus pendek.
Jika genangan air berpotensi semakin tinggi, peralatan listrik sebaiknya dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan berada di tempat yang lebih tinggi.
Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan seluruh peralatan listrik dan elektronik benar-benar dalam kondisi kering sebelum kembali digunakan setelah banjir surut.
Baca Juga:
Hadapi Cuaca Ekstrem Januari 2026, BNPB Kerahkan Lima Pesawat Modifikasi Cuaca
Ilustrasi petugas PLN melakukan koordinasi dan edukasi keamanan listrik dengan salah satu pelanggan terdampak banjir.
“Langkah ini agar masyarakat terhindar dari potensi bahaya listrik karena air merupakan konduktor yang kuat. Mari kita tingkatkan kewaspadaan kita khususnya saat terjadi hujan lebat yang berpotensi banjir,” imbuh Gregorius.
PLN juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan potensi ancaman keselamatan dari jaringan listrik yang terdampak banjir atau kondisi cuaca ekstrem lainnya.