Tri Supondy menyampaikan bahwa penguatan hubungan dengan negara mitra merupakan bagian dari upaya membangun konektivitas industri yang lebih luas serta menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha nasional.
"Kami terus meningkatkan peluang terciptanya kemitraan yang saling menguntungkan melalui perluasan jejaring industri, peningkatan investasi, serta pengembangan kerja sama yang mampu memberikan nilai tambah bagi kedua negara," ujarnya.
Baca Juga:
Negara Ini Penduduknya Mayoritas Islam, Tapi Larang Wanita Pakai Hijab
Selain membahas peluang perdagangan dan investasi, kedua negara juga menindaklanjuti inisiasi Nota Kesepahaman (MoU) bidang industri yang diajukan Tajikistan. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan ruang lingkup kerja sama agar lebih relevan dengan kebutuhan dan potensi industri masing-masing negara.
Indonesia dan Tajikistan turut mengidentifikasi sejumlah sektor prioritas yang berpotensi menjadi fokus kolaborasi, antara lain pengembangan rantai pasok mineral kritis, industri farmasi dan alat kesehatan, serta pengembangan ekosistem industri halal.
Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan Indonesia untuk memperkenalkan partisipasinya sebagai Partner Country pada INNOPROM International Industrial Exhibition 2026 yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Keikutsertaan Indonesia pada pameran industri terbesar di kawasan Eurasia tersebut diharapkan dapat memperluas promosi produk manufaktur nasional sekaligus membuka peluang investasi dan kemitraan baru.
Baca Juga:
Indonesia-Tajikistan Bahas Potensi Kerja Sama Energi Terbarukan
Melalui dialog yang berlangsung konstruktif, Indonesia dan Tajikistan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat hubungan ekonomi yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade. Kedua negara optimistis kerja sama yang semakin erat akan menghasilkan berbagai kolaborasi konkret yang mendukung pertumbuhan industri dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.