Jumlah pengguna telepon kabel yang meminta untuk memblokir nomor-nomor asing semakin meningkat, kata juru bicara di NTT Communications, sebuah unit Nippon Telegraph and Telephone.
NTT dan perusahaan telepon lainnya termasuk KDDI dan SoftBank Corp sedang membahas langkah-langkah mengikuti permintaan pemerintah.
Baca Juga:
Airlangga Tandatangani Perjanjian Pendirian WAICO, RI Masuk Organisasi AI Dunia
"Sangat disayangkan dan mengkhawatirkan tentang banyaknya panggilan pelecehan yang kemungkinan berasal dari China," kata Menteri Perdagangan Yasutoshi Nishimura selama konferensi pers.
Dia mengatakan bahwa menurut penduduk Fukushima, beberapa panggilan bahkan masuk ke rumah sakit.
"Nyawa manusia kini sedang dipertaruhkan. Harap hentikan panggilan-panggilan tersebut segera," ujar Nishimura.
Baca Juga:
Tak Hanya Banjir, China Kini Diteror 900 Ular Berbisa yang Lepas dari Peternakan
Menteri tersebut mengatakan bahwa pemerintah sedang mengumpulkan informasi tentang laporan gerakan boikot produk Jepang di China dan akan bekerja dengan para pemimpin bisnis untuk mengatasi situasi tersebut.
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.