Tol Cisumdawu menghubungkan Jalan Padalarang - Cileunyi dengan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 61,75 km.
Terdiri dari enam seksi, proyek ini dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi mencapai Rp5,5 triliun.
Baca Juga:
Menteri PUPR Tinjau Terowongan Cisumdawu Pasca Gempa Sumedang
Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa berdasarkan data historis tahun 2023 dan 2024 serta survei daring, puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada Minggu (6/4/2025).
"Berdasarkan hasil survei daring, diprediksi akan terdapat pergerakan masyarakat sebesar 21,5 persen atau sekitar 31,4 juta orang," ujar Dudy.
Baca Juga:
Terowongan Tol Cisumdawu Aman Dilalui Pascagempa Sumedang
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian PU dan badan usaha jalan tol seperti Jasa Marga, guna mendistribusikan arus balik pemudik.
Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah pemberian diskon tarif tol selama masa kepulangan pemudik.
Saat ini, keputusan mengenai penggratisan Tol Cisumdawu masih menunggu persetujuan pemerintah.