Manager Unit Pelaksana Proyek Nusa Tenggara 1, Deddy Kurniawan menambahkan pengerjaan pembangunan jetty Lombok Peaker bekerja sama dengan PT Nindya Karya yang secara keseluruhan mulai dari proses awal sampai akhir dikerjakan dan melibatkan tenaga kerja lokal.
"Sekitar 131 man power yang turut terlibat pada pembangunan, dari enginer, tenaga bantu, dan ahli, semua melibatkan tenaga lokal atau dalam negeri," ujarnya.
Baca Juga:
Kasus Pelecehan Seksual, 16 Pengacara Bela Agus Difabel
Pembangunan jetty untuk pelabuhan bongkar muat tersebut menurutnya juga telah disesuaikan dengan kondisi lingkungan, sesuai izin yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.
Dengan demikian, keberadaan dermaga tidak mencemari lingkungan, apalagi mengganggu aktivitas masyarakat sekitar yang berprofesi sebagai nelayan. [eta]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.