Dalam kegiatan tersebut, KDEI Taipei memperkenalkan tradisi Nusantara, destinasi wisata unggulan, hingga perkembangan ekonomi kreatif Indonesia yang mendukung sektor pariwisata. Mayoritas peserta merupakan mahasiswa tingkat tiga dan empat.
Dari hasil interaksi selama kegiatan, KDEI Taipei menemukan masih banyak mahasiswa Taiwan yang memiliki pemahaman terbatas mengenai Indonesia, khususnya di bidang budaya dan pariwisata. Temuan itu menjadi dorongan untuk memperluas promosi Indonesia di lingkungan pendidikan Taiwan.
Baca Juga:
Pangdam XX/TIB Tegaskan TMMD Jadi Motor Pembangunan Desa Saat Tutup TMMD Ke-128 di Sarolangun
Selain itu, KDEI Taipei juga menerima kunjungan Stella Matutina Girls High School pada 8 Mei 2026. Kegiatan berlangsung interaktif dengan pengenalan budaya Indonesia, demonstrasi alat musik angklung, hingga sesi menari bersama lagu “Maumere”.
Para siswa juga diajak mencicipi makanan tradisional Indonesia dalam sesi snack-testing. Salah satu peserta, Dolores, mengaku tertarik dengan cita rasa kuliner Indonesia.
“Wajik ini sangat enak. Perpaduan rasa manis dari gula merah dan gurih santannya membuat rasanya unik dan menarik,” ujar Dolores.
Baca Juga:
Polda Jambi Musnahkan 20 Kilogram Sabu, 20 Ribu Butir Ekstasi dan Ribuan Cartridge Etomidate, Wujud Nyata Perang Melawan Narkoba
KDEI Taipei turut berkolaborasi dengan Indonesian Student Association National Chengchi University dalam kegiatan “World Food 2026” pada 12–14 Mei 2026. Melalui kegiatan tersebut, berbagai makanan khas Indonesia diperkenalkan kepada komunitas internasional di Taiwan dan mendapat sambutan positif dari pengunjung.
Arif mengapresiasi antusiasme institusi pendidikan di Taiwan yang terus membuka ruang kolaborasi budaya bersama Indonesia. Menurut dia, promosi berbasis kampus dan sekolah menjadi sarana efektif untuk membangun pemahaman lintas budaya sekaligus mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Taiwan.
“Promosi budaya dan pariwisata melalui institusi pendidikan menjadi strategi efektif dalam menjangkau generasi muda internasional. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Taiwan melalui interaksi antarmasyarakat,” pungkas Arif.