Meski demikian, industri perkakas tangan nasional masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya keterbatasan bahan baku baja dengan spesifikasi tertentu, meningkatnya persaingan dengan produk impor, serta kebutuhan investasi teknologi yang relatif besar.
Untuk mengatasi hal tersebut, Ditjen IKMA menjalankan berbagai program strategis, seperti fasilitasi kerja sama bisnis, pendampingan teknis, restrukturisasi mesin dan peralatan produksi, serta penguatan kemitraan dengan penyedia teknologi dan pemangku kepentingan terkait. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat posisi industri perkakas tangan nasional di pasar domestik.
Baca Juga:
Kemenperin Dorong Peningkatan Kualitas Industri Kopi Nasional
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.