Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika menyatakan bahwa ekspor perdana ini menjadi bukti nyata penguatan hilirisasi industri kakao nasional.
“Ekspor cocoa butter dan white chocolate ke pasar Prancis ini menunjukkan bahwa industri pengolahan kakao Indonesia semakin mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global,” ujarnya.
Baca Juga:
Kemenperin Dorong Standardisasi Drone Pertanian untuk Perkuat Daya Saing Industri Nasional
Sementara itu, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Merrijantij Punguan Pintaria menambahkan bahwa hilirisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan ekspor, tetapi juga memberikan efek berganda bagi sektor hulu, khususnya petani kakao.
“Kami terus mendorong keterpaduan antara sektor hulu dan hilir agar tercipta rantai pasok yang berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas, termasuk peningkatan kesejahteraan petani kakao,” katanya.
Pelepasan ekspor ini menjadi cerminan semakin kuatnya kapasitas industri pengolahan kakao nasional dalam menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yang mampu bersaing di pasar internasional, khususnya Eropa.
Baca Juga:
Industri AMDK Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan dan Kontribusi Ekonomi Nasional
Dengan mengusung tagline “from local cacao farmers to the chef’s choice”, Adore berupaya menghubungkan petani kakao lokal dengan kebutuhan pasar global, terutama para profesional kuliner dan pastry chef.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.