“Kami mengapresiasi dukungan penuh Kementerian PU beserta BUMN Karya. Kolaborasi ini membuat pekerjaan normalisasi sungai dan pemulihan jalan bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi, sehingga dampak bencana terhadap masyarakat dapat segera diminimalkan,” ujar John.
Kepala Desa Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan Fernando mengatakan, normalisasi Sungai Batang Sumpur sangat penting karena selain memulihkan akses jalan, juga berdampak langsung pada sistem irigasi di wilayah hilir.
Baca Juga:
Rp130 Triliun Disiapkan, Pemerintah Genjot Pemulihan Pascabencana Sumatera
“Dengan normalisasi sungai ini, kami berharap aliran air kembali terkendali dan irigasi di hilir dapat berfungsi normal untuk mendukung pertanian masyarakat. Sebelumnya, bencana ini berdampak pada 12 rumah dan 1 mushola, sehingga pemulihan cepat sangat kami harapkan,” ungkap Fernando.
Melalui percepatan normalisasi sungai dan penanganan jalan penghubung sementara, Kementerian PU bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan konektivitas antarwilayah kembali terjaga dan kehidupan masyarakat di Nagari Sumpur, Guguak Malalo, dan sekitarnya dapat segera pulih secara bertahap dan berkelanjutan.
Demikian dilansir dari laman pugoid, Selasa (23/12).
Baca Juga:
TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan di Aceh Tamiang, Hampir Rampung
[Redaktur: JP Sianturi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.