Ia menjelaskan, pada pelaksanaan Light Up The Dream tahun 2026 di wilayah kerja PLN ULP Malino, terdapat 15 kepala keluarga penerima manfaat. Satu pelanggan telah tersambung, sementara 14 lainnya sedang dalam proses penyambungan dengan daya masing-masing sebesar 900 VA.
Menurutnya, hadirnya listrik di rumah masyarakat bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang usaha, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, hingga mendorong kesejahteraan keluarga.
Baca Juga:
Dalam Rangka Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN UIP Sulawesi Gelar Gerakan Biopori dan Komposter di Lingkungan Kantor
“Kami percaya, ketika listrik hadir, maka peluang kehidupan yang lebih baik juga ikut menyala,” tambahnya.
Di hadapan manajemen PLN dan masyarakat yang hadir, Ibu Daeng Kanang tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Selama ini saya hanya menumpang listrik sama tetangga. Kadang merasa tidak enak juga. Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah ada listrik sendiri. Terima kasih banyak untuk PLN dan semua yang sudah membantu,” ucapnya pelan.
Baca Juga:
PLN UIP Sulawesi Gandeng DJK KESDM Percepat Penyelesaian RoW Lewat Aplikasi Trabas Gatrik
Tidak hanya menerima bantuan pasang baru listrik, Ibu Daeng Kanang juga menerima bantuan santunan berupa paket sembako sebagai bagian dari semangat berbagi di momentum Idul Adha.
Sekretaris Desa Parigi, Hizbullah Ardan Patta Nojeng mengapresiasi langkah PLN UIP Sulawesi yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UIP Sulawesi. Program ini sangat membantu masyarakat kami yang memang membutuhkan akses listrik namun terkendala biaya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena dampaknya sangat dirasakan langsung oleh warga,” tuturnya.