WahanaNews.co, Aceh - Provinsi Aceh dikenal sebagai salah satu provinsi penghasil kelapa sawit, yang banyak menghasilkan produk turunan cangkang sawit.
Hal tersebut ditandai dengan pelayanan aktivitas ekspor sebanyak 10 ribu ton cangkang sawit PT Biomas Andalan Indonesia Kharisma (BAIK) ke Jepang.
Baca Juga:
Dari Huntara Aceh Tamiang, Kisah Ibu Nurita dan Harapan yang Disampaikan Langsung kepada Presiden
Ekspor tersebut dilakukan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, yang saat ini telah dioperasikan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT).
Cangkang sawit itu diangkut oleh Kapal Sun Brave menuju Kota Hokkaido. Nantinya, cangkang sawit itu akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik.
Sekretaris SPMT, Fiona Sari Utami menjelaskan bahwa Pelabuhan Krueng Geukueh saat ini berupaya untuk terus meningkatkan volume ekspor dari Aceh.
Baca Juga:
Pemerintah Salurkan Rp369,5 Miliar Dana Stimulan Perbaikan Rumah untuk 17.254 KK di Tiga Provinsi
Hal ini selaras dengan tujuan SPMT yang ingin mengakselerasi pembangunan Indonesia.
"Sebagai bagian dari BUMN Pelindo, SPMT siap berperan mendukung kelancaran konektivitas logistik serta jaringan ekosistem logistik yang lebih kuat," kata Fiona.
"Salah satunya melayani aktivitas ekspor yang nantinya akan menghidupkan ekonomi masyarakat," imbuhnya.