“Di Bulan Ramadan yang penuh berkah ini, akhirnya saya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama mencuci dan menggosok pakaian, tanpa harus menumpang listrik lagi ke tetangga,” ungkap Titin.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan Ami, warga Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.
Baca Juga:
Proyek ECRL Malaysia Dipacu PLN, Dua Feeder Station Rampung Lebih Awal
Ia menyampaikan rasa syukur atas bantuan sambungan listrik gratis yang diberikan PLN kepada keluarganya.
Kehadiran listrik di rumahnya kini memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari tanpa harus lagi bergantung pada aliran listrik dari rumah tetangga.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Selama ini kami hanya menyalur listrik dari tetangga, sekarang akhirnya rumah kami punya listrik sendiri. Apalagi ini di bulan Ramadan, rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan," ucap Ami.
Baca Juga:
PLN dan Kemendag Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging, Dukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela yang turut hadir dalam kegiatan penyalaan serentak program Light Up The Dream di Bandar Lampung menyampaikan bahwa program tersebut memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi menjadi penggerak ekonomi keluarga, penunjang pendidikan anak-anak, serta fondasi berkembangnya usaha kecil dan kegiatan produktif masyarakat. Program ini sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Lampung dari tingkat paling dasar,” ujar Jihan.