Apresiasi juga datang dari Walikota Ambon, Bodewin Wattimena. Ia menilai program Light Up The Dream merupakan langkah nyata PLN dalam membantu masyarakat prasejahtera memperoleh akses listrik yang layak.
“Kegiatan ini memotivasi kami dari pemerintah daerah untuk giat memastikan tidak ada lagi masyarakat Kota Ambon yang belum menikmati listrik. Berkat PLN berbagi, Ambon menyala, rakyat makin cerdas,” ungkap Bodewin.
Baca Juga:
Proyek ECRL Malaysia Dipacu PLN, Dua Feeder Station Rampung Lebih Awal
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menjelaskan bahwa program Light Up The Dream menjadi bentuk nyata kepedulian para insan PLN terhadap masyarakat yang belum memiliki akses listrik.
Melalui program yang didukung oleh donasi pegawai ini, PLN berupaya menghadirkan terang sekaligus harapan baru bagi keluarga prasejahtera di berbagai daerah.
“Kita tahu bahwa dalam kehidupan modern hari ini, sulit rasanya bagi sebuah rumah tangga untuk hidup tanpa aliran listrik. Melalui Light Up The Dream, insan PLN melihat adanya sisi kemanusiaan yang bisa diisi dengan kontribusi untuk memberikan harapan,” ucap Yusuf Didi.
Baca Juga:
PLN dan Kemendag Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging, Dukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Ia menambahkan, program ini juga merupakan bagian dari implementasi Employee Value Proposition PLN yang bertujuan memberikan pengalaman kerja terbaik bagi para pegawai.
Salah satunya dengan memberikan ruang bagi pegawai untuk berkontribusi secara nyata dalam menghadirkan solusi energi bagi masyarakat Indonesia.
"Lewat program ini, kami ingin memastikan bahwa semangat berbagi dari insan PLN dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapannya, semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat menikmati listrik secara mandiri, sehingga ekonomi dapat bergerak dan taraf hidup masyarakat semakin meningkat," pungkas Yusuf Didi (Seremoadver).