Ia menjelaskan bahwa produk Gold Coin menyediakan berbagai pilihan nutrisi, mulai dari pelet hingga biji-bijian, yang disesuaikan dengan karakteristik burung kicau seperti murai batu, cucak ijo, dan kenari.
Menurut Ardan, partisipasi dalam acara ini bukan hanya untuk berjualan, tetapi juga membangun hubungan yang lebih kuat dengan komunitas burung berkicau.
Baca Juga:
Terkait Perpres 27 Tahun 2026: Grab Siap Kolaborasi dengan Pemerintah
“Ini adalah event nasional yang langsung menyentuh pehobi. Di sini bukan hanya ada pengguna, tetapi juga peternak, influencer, sampai pemerintah. Kami sangat terbuka untuk kolaborasi,” ujar Ardan.
Ia menambahkan, produk Gold Coin dikembangkan dengan formulasi nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan burung. Meski basis produksinya berada di dalam negeri, pengembangannya dilakukan dengan standar internasional.
Menariknya, antusiasme pengunjung terhadap produk pakan burung di lokasi disebut melampaui ekspektasi. Awalnya, Gold Coin hanya berfokus membagikan sampel gratis, tetapi banyak pengunjung yang ternyata sudah mengenal produk tersebut dan langsung melakukan pembelian.
“Kami awalnya fokus bagi-bagi sampel, tapi ternyata banyak yang sudah pakai dan langsung beli saat tahu kami ada di sini,” kata Ardan.
Baca Juga:
PLN UID Suluttenggo Latih UMKM Sulut Tingkatkan Literasi Perpajakan dan Kepatuhan Pajak
Ia juga melihat tren hobi burung berkicau masih terus berkembang dan memiliki komunitas yang solid. Berbagai perlombaan dan kegiatan rutin dinilai menjadi faktor yang menjaga ekosistem ini tetap hidup.
Ardan berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik masuk ke komunitas pelestari burung berkicau agar ekosistem tersebut dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan industri berbasis hobi tersebut.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus diperbanyak, baik dalam bentuk kegiatan maupun promosi lainnya. Kami juga berharap adanya regulasi yang bisa saling mendukung untuk semua pihak, baik pemain maupun produsen,” tutupnya.