Kedua, diskusi mengenai FTAAP perlu pendekatan yang lebih berimbang dan fleksibel. Hal ini bertujuan untuk mengatasi perbedaan kapasitas dan kemampuan Ekonomi APEC untuk melaksanakan agenda FTAAP.
Ketiga, manfaat FTAAP perlu terdistribusi secara merata dan saling menguntungkan bagi semua Ekonomi. Kondisi ini diharapkan dapat membantu Ekonomi berkembang dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Baca Juga:
Kemendag-Polri Sinergi Amankan Pompa BBM Tidak Sesuai Ketentuan di Bogor
"Karena itu, FTAAP dapat memperluas inklusivitas dan pembangunan
berkelanjutan dengan memastikan tidak ada pihak yang tertinggal," papar Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan dalam FTAAP seperti inisiatif kebutuhan peningkatan kapasitas, eksplorasi isu-isu perdagangan dan investasi generasi baru, serta Mekanisme Berbagi Informasi tentang perjanjian dagang.
Ia berpandangan, upaya-upaya ini tetap menjadi opsi efektif untuk memfasilitasi dan memajukan diskusi FTAAP agar lebih inklusif, adil, dan
saling menguntungkan.
Baca Juga:
Kemendag Terbitkan Permendag Ekspor, Beri Kemudahan dan Kepastian bagi Eksportir
"Saya berharap dapat bekerja sama dengan rekan-rekan Menteri untuk membawa kesejahteraan bagi
masyarakat di kawasan Asia Pasifik," pungkas Mendag Zulkifli Hasan.
[Redaktur: Tumpal Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.