Sedangkan kepuasan terhadap kinerja bidang kesejahteraan sosial juga turun dari 71,3 persen menjadi 68,6 persen.
Meski kepuasan di bidang ekonomi naik, angkanya tetap lebih rendah dibandingkan tiga bidang lainnya.
Baca Juga:
Luhut Bicara Terbuka: Ini yang Membuat Indonesia Kurang Dipercaya Dunia
Membaiknya kepuasan terhadap kinerja bidang ekonomi ini tidak lepas dari meningkatnya angka pertumbuhan ekonomi triwulan kedua 2021.
Perekonomian Indonesia berhasil tumbuh 7,07 persen secara tahunan (year on year).
Angka pertumbuhan yang tinggi ini didapat dari membandingkan dengan triwulan yang sama tahun lalu yang angkanya minus 5,32 persen.
Baca Juga:
Kinerja APBN 2025: Program Prioritas Capai 65,8 Persen, Belanja Tembus Rp611 Triliun
Dengan dicapainya angka 7 persen ini, Indonesia berhasil keluar dari situasi krisis.
Indonesia selama empat triwulan sebelumnya secara berturut-turut mengalami penurunan pertumbuhan.
Setelah turun drastis pada triwulan kedua 2020, pertumbuhan ekonomi di triwulan ke-3 2020 tercatat minus 3,49 persen.