“Saat ini PLTU di lingkungan PLN Group telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 300 pemanfaat FABA, yang terdiri dari badan usaha berizin, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pemerintah daerah, TNI/Polri, kelompok masyarakat, hingga lembaga pemasyarakatan di sekitar PLTU,” ujar Rizal.
Pemanfaatan FABA dalam skala industri dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pelaku usaha nasional.
Baca Juga:
Konsumsi Listrik Nasional 2025 Tumbuh 3,75 Persen, PLN Catat Penjualan 317,69 TWh
Salah satu implementasinya adalah pemanfaatan FABA sebagai bahan baku produksi semen jenis Portland Composite Cement (PCC).
“Kerja sama ini melibatkan 18 PLTU dan 15 pabrik semen nasional. FABA diambil langsung dari unit PLTU dan diangkut menuju fasilitas produksi pabrik semen menggunakan armada khusus,” ucap Rizal.
Di sektor pertambangan, PLN melalui PLTU Ombilin juga menjalin kolaborasi dengan perusahaan tambang di Sumatera Barat.
Baca Juga:
Jakarta Electric PLN Mobile Libas Popsivo Polwan 3-0, Tutup Putaran Pertama di Peringkat Tiga
Hingga Desember 2025, sebanyak 251.406 ton FABA dari PLTU Ombilin telah dimanfaatkan sebagai bahan penetralisir air asam tambang.
Ilustrasi proses pencampuran (mixing) Fly Ash Bottom Ash (FABA) ke bahan baku semen untuk kemudian diolah menjadi berbagai produk konstruksi ramah lingkungan.
Tak hanya itu, PLN Group juga bekerja sama dengan 22 perusahaan batching plant yang memanfaatkan FABA dari 13 PLTU.