Selain mendukung produktivitas ekonomi warga, program tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan infrastruktur kelistrikan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.
Ketua Kelompok Tani Kopi Batui Oishii, Fadly HI Umar, mengungkapkan bahwa dukungan PLN telah membantu kelompoknya meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuka peluang pengembangan usaha hingga ke sektor hilir.
Baca Juga:
Dukung Keandalan Listrik Sulawesi Tenggara, PLN UIP Sulawesi Amankan Lahan GITET 275/150 kV Andowia
"Bantuan elektrifikasi agrikultur mempercepat proses produksi, sementara pelatihan hilirisasi memberi kami pengetahuan untuk menghasilkan produk kopi yang memiliki nilai tambah dan daya saing lebih baik. Kami selalu memegang semangat bahwa dari secangkir kopi lahir sejuta inspirasi untuk terus berkembang dan memberdayakan masyarakat sekitar," ungkap Fadly.
Program TJSL PLN UIP Sulawesi di Batui tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil budidaya kopi, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang berkelanjutan, mulai dari proses budidaya, pengolahan pascapanen, hingga pengembangan produk siap pasar. Melalui program ini, PLN berharap masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kemandirian usaha berbasis potensi lokal.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN UIP Sulawesi untuk terus mengawal keberhasilan program pemberdayaan masyarakat agar sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar infrastruktur ketenagalistrikan.
Baca Juga:
Cerita di Balik Aroma Kopi Oishii: Transformasi Ekonomi UMK Batui Bersama PLN UIP Sulawesi
[Redaktur: Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.