WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya Tahun 2025 kepada delapan insan PLN Group yang dinilai berjasa dalam mendukung pembangunan sektor energi nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat (08/05/2026).
Baca Juga:
DPR Nilai Pendidikan Era Prabowo Alami Perubahan Signifikan, Tapi Tantangan Masih Berat
Pemberian tanda kehormatan negara ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi nyata, pengabdian, inovasi, serta loyalitas para penerima dalam memperkuat sektor energi nasional.
Selain menjadi simbol apresiasi negara, penghargaan tersebut juga mencerminkan dedikasi tinggi para pegawai PLN dalam menjalankan tugas pelayanan ketenagalistrikan bagi masyarakat hingga ke berbagai pelosok Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja keras seluruh jajaran di lingkungan Kementerian ESDM maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi guna mendukung program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:
Prabowo Tegaskan Komitmen Hunian Terjangkau bagi Buruh
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia (kiri) menyematkan Satyalancana Pembangunan kepada Executive Vice President Manajemen Risiko Strategis, Regulasi, dan Kebijakan PLN, Tonny Bellamy (kanan) sebagai salah satu pegawai PLN penerima penghargaan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta (6/5). Total delapan Pegawai PLN Group menerima Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia.
“Kita harus mampu menerjemahkan kebijakan-kebijakan yang bisa diimplementasikan sesuai dengan apa yang diarahkan dan apa yang menjadi program Bapak Presiden,” ujar Bahlil.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor energi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi di lapangan.
Karena itu, sinergi antarlembaga dan peningkatan kualitas SDM menjadi kunci dalam mempercepat tercapainya ketahanan energi nasional.
Secara terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para pegawai PLN yang menerima penghargaan tersebut.
Ia menilai penghargaan itu menjadi bukti nyata bahwa dedikasi insan PLN mendapat pengakuan langsung dari negara.
"Anugerah ini adalah kehormatan bagi seluruh keluarga besar PLN. Ini merupakan buah dari semangat pengabdian dan inovasi tanpa lelah yang dilakukan insan PLN untuk menghadirkan terang hingga ke ujung negeri," ucap Darmawan.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi seluruh insan PLN untuk terus meningkatkan kinerja dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya terkait penguatan ketahanan dan swasembada energi nasional.
PLN, lanjut Darmawan, akan terus mendorong pengembangan kompetensi pegawai sebagai motor utama transformasi energi nasional.
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan inovasi teknologi, hingga percepatan transisi energi menuju pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan.
"Penghargaan ini menegaskan bahwa setiap tetes keringat dan inovasi yang kita dedikasikan hari ini adalah fondasi utama bagi kemandirian energi nasional di masa depan. Kami berkomitmen untuk terus menyatukan derap langkah, mendukung penuh arahan Bapak Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada energi bagi negeri tercinta,” ungkap Darmawan.
Adapun enam pegawai PLN Group menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya, yakni Ardi Nugroho selaku Vice President Technology Development PLN Nusantara Power, Rahmat Riyadi sebagai Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Waru UID Jawa Timur, Muhammad Syaifuddin selaku Assistant Manager Perencanaan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Surabaya Utara UID Jawa Timur, Herowiko Thama Nurahman sebagai Assistant Manager Coal and Ash Handling PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Teluk Sirih, Prima Galih Pratama selaku Technician Engineering Efisiensi PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Banten 2 Labuan, serta Agung Suharwanto sebagai Team Leader Balance of Plant (A) PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Banten 2 Labuan.
Sementara itu, dua pegawai lainnya menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan, yakni Tonny Bellamy selaku Executive Vice President Manajemen Risiko Strategis, Regulasi, dan Kebijakan PLN serta Muhamad Ilham sebagai Team Leader Perencanaan dan Pengendalian Produksi PLN Pusharlis (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]