Duta Besar RI untuk Hungaria Penny D. Herasati menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi pelaku usaha Indonesia yang hadir langsung dalam pameran tersebut.
“Kami mengapresiasi antusiasme pelaku usaha yang hadir langsung dari tanah air. Harapannya, pameran ini dapat membangun jejaring bisnis berkelanjutan antara pelaku usaha Indonesia dengan buyer di Hungaria maupun kawasan Eropa Tengah secara luas,” ujar Penny saat membuka Paviliun Indonesia.
Baca Juga:
Dorong Ekspansi ke Pasar Global, Produk Pangan Indonesia Tampil di China Food Trade Fair 2026
SIRHA Budapest merupakan salah satu pameran industri makanan terbesar di kawasan Eropa Tengah dan Timur dengan konsep business-to-business (B2B). Keikutsertaan Indonesia pada tahun ini menjadi yang keenam kalinya dan dinilai sebagai momentum strategis untuk memperluas penetrasi produk makanan Indonesia di pasar internasional.
Perwakilan PT Java Spices, Bertha Tanaem, menyampaikan apresiasi atas kesempatan mengikuti pameran tersebut. Menurut dia, ajang ini memberikan manfaat besar bagi perusahaan untuk memahami tren industri makanan dan minuman global sekaligus menjalin koneksi dengan distributor dan importir dari berbagai negara.
Hal senada disampaikan Finance Director PT Maxindo Karya Anugerah, Carolina Renata Djaja. Ia menilai produk camilan yang dipamerkan mendapat respons positif dari pengunjung.
Baca Juga:
Indonesia Perkuat Jejaring Bisnis di Hari Pertama Seafood Expo North America 2026
“Tamu-tamu yang mencoba camilan kami sangat terkesan dengan rasanya. Harapan besar kami adalah mendapatkan mitra distributor di Hungaria serta mitra bisnis yang dapat mengolah produk kerupuk setengah jadi (pellet) di wilayah Eropa Tengah,” ujarnya.
Pendiri PT Cahaya Desa Ekspor Indonesia, Mahdalena Lubis, juga mengaku mendapat respons positif dari pengunjung terhadap produk vanila yang ditawarkan.
“Antusiasme pengunjung dan buyer sangat baik. Kami optimistis peluang ekspor produk vanila dan turunannya dari petani Indonesia akan semakin berkembang di pasar internasional,” kata Mahdalena.