Pemerintah akan mengoptimalkan berbagai program perlindungan sosial, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, serta memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Mendorong peningkatan daya beli melalui efektivitas program perlindungan sosial, stabilisasi harga dan pengendalian inflasi, serta perluasan kesempatan kerja sehingga konsumsi rumah tangga dapat tumbuh kuat,” imbuhnya.
Baca Juga:
Dasco Sebut Pertemuan Chatib Basri dengan Presiden Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi
Lebih lanjut, pemerintah memastikan berbagai program prioritas nasional akan terus diperkuat agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Program-program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Beberapa program yang menjadi fokus pemerintah antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat.
Baca Juga:
Paripurna DPR Setujui Perubahan UU P2SK untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Ketahanan Keuangan
“Berbagai program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat terus didorong lebih efektif dan berkualitas sehingga menciptakan multiplier effect yang luas,” ujar Purbaya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menegaskan bahwa stabilitas ekonomi makro tetap menjadi fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Untuk tahun 2027, tingkat inflasi ditargetkan berada pada rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen.