Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,70 kilometer mengakhiri kemacetan legendaris jalur Bogor–Sukabumi.
Penurunan biaya transportasi yang signifikan mendorong Sukabumi bertransformasi menjadi pusat logistik dan manufaktur baru serta membuka akses wisata Geopark Ciletuh lebih luas.
Baca Juga:
Kementerian PU Siapkan Penanganan Permanen TPA Rantau dan IPLT Aceh Tamiang
Tol Kayu Agung–Palembang–Betung ruas Kramasan hingga Betung sepanjang 69,19 kilometer melengkapi mata rantai yang selama ini hilang di Sumatera Selatan.
Ruas ini memperkuat posisi Palembang sebagai simpul logistik utama Sumatera Bagian Selatan menuju Jambi dan Riau.
Tol Probolinggo–Banyuwangi ruas Gending hingga Besuki sepanjang 38,48 kilometer menjadi penanda ujung timur Jalan Tol Trans Jawa.
Baca Juga:
CPNS Kementerian PU Bantu Sediakan Sarana Air Bersih Bagi Masyarakat Padang
Tol tersebut mempercepat koneksi logistik Jawa–Bali melalui Pelabuhan Ketapang sekaligus memacu industri perikanan dan pertanian di kawasan Tapal Kuda.
Secara keseluruhan, pembukaan 308,70 kilometer jalan tol pada 2026 diproyeksikan menurunkan biaya operasional kendaraan logistik hingga 15–20 persen.
Efisiensi ini berdampak langsung pada penurunan harga barang di daerah serta mendorong pergeseran pusat industri dari kota besar ke kawasan exit tol baru.