WahanaNews.co, Jakarta - Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 di Kota Surabaya sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sekolah Rakyat Jatim 1 yang berlokasi di Kecamatan Bulak, Surabaya, dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mengintegrasikan jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) dalam satu lingkungan pembelajaran yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Listrik Padam di Sumut, Binsar Simarmata Apresiasi Kerja Keras Tim PLN Transmisi
Kawasan pendidikan tersebut dibangun di atas lahan seluas 6,61 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.766,77 meter persegi. Berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar sekaligus pengembangan karakter dan keterampilan peserta didik.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan sekaligus investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia nasional.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” ujar Dody.
Baca Juga:
Menteri PU Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat NTB, Progres Capai 45,42 Persen
Menurut dia, kawasan Sekolah Rakyat tidak hanya difungsikan sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai lingkungan pendidikan terpadu yang mampu mendukung pembentukan karakter, pengembangan kompetensi, serta peningkatan kualitas hidup peserta didik.
Sejumlah fasilitas yang dibangun meliputi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan rumah ibadah, kantin, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, serta berbagai sarana penunjang lainnya yang terintegrasi dalam satu kawasan.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal, Menteri Dody melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Sabtu (6/6/2026).