Menurutnya, harga sebuah furniture seharusnya mencerminkan kualitas yang benar-benar diterima oleh konsumen. Karena itu, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara kualitas, estetika, dan keterjangkauan harga.
Meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kualitas juga mendorong produsen untuk menjaga standar produk secara konsisten, mulai dari proses produksi hingga layanan purna jual.
Baca Juga:
Standar Global, Keuntungan Lokal: Peran ISO dalam Kinerja Ekonomi Perusahaan
Selain kualitas produk, kecepatan pengiriman dan layanan pelanggan turut menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian.
Co-Founder Xionco, Jansen Halim, menilai kepercayaan pelanggan dibangun melalui pengalaman penggunaan yang sesuai dengan ekspektasi.
"Kami tidak ingin hanya menjual furniture. Kami ingin memastikan setiap produk yang sampai ke tangan konsumen benar-benar memberikan nilai lebih dari yang mereka bayar," kata Jansen.
Baca Juga:
Kepuasan Konsumen saat Belanja Melalui E-commerce
Ia menambahkan, meningkatnya perhatian konsumen terhadap kualitas menjadi peluang bagi industri furniture nasional untuk menunjukkan daya saingnya.
Kepercayaan sejumlah perusahaan internasional yang beroperasi di Indonesia terhadap produk lokal menunjukkan bahwa kualitas furniture dalam negeri mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
"Kami tidak merasa perlu membandingkan diri dengan brand luar. Fokus kami adalah terus meningkatkan standar produk dan memastikan konsumen mendapatkan yang terbaik dari dalam negeri," ujarnya.