Belum lagi perkembangan teknologi baterai yang begitu cepat.
Mobil keluaran baru memiliki teknologi baterai yang lebih canggih, mampu menempuh jarak lebih jauh, dan mendukung fast charging dengan harga yang semakin terjangkau.
Baca Juga:
Mudahkan Wajib Pajak, Samsat Kabupaten Bekasi Hadirkan Beragam Layanan
Situasi ini mempercepat depresiasi mobil listrik lama.
"Teknologi baterai baru semakin dapat melakukan fast charging, berdaya jangkau lebih jauh, dan harga baterainya semakin murah," ungkap Yannes.
"Depresiasi cepat yang terjadi akibat teknologi baterai dan EV yang berkembang sangat cepat membuat teknologi baterai lama menjadi cepat kuno."
Baca Juga:
Multifinance Hapus Buku Rp22 Triliun Akibat Banyak Mobil Kredit Macet
Selain itu, subsidi pemerintah untuk mobil listrik baru membuat harga unit baru semakin menarik, sedangkan unit bekas makin kehilangan daya saing.
Ditambah lagi, infrastruktur pengisian daya dan layanan bengkel untuk EV di luar masa garansi masih minim.
Ketidakpastian terhadap harga baterai di masa depan pun menambah risiko bagi konsumen.