IRGC juga meminta seluruh otoritas pelayaran tidak mengabaikan instruksi penutupan tersebut.
Mereka memperingatkan akan mengambil tindakan militer langsung terhadap kapal yang tetap memaksa melintas.
Baca Juga:
Pelita Air Bakal Masuk Garuda Group, MARTABAT Prabowo-Gibran: Konsolidasi Harus Tingkatkan Pelayanan
"Dua kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz secara ilegal telah dihantam," tegas Angkatan Laut IRGC.
Peringatan itu disampaikan bersamaan dengan larangan bagi kapal yang berada di Teluk Persia maupun Laut Oman untuk mendekati Selat Hormuz.
"Kami memperingatkan agar tidak ada kapal yang berangkat dari tempat berlabuhnya di Teluk Persia atau Laut Oman," tegas Angkatan Laut IRGC.
Baca Juga:
KAI Kecam Ucapan Kasar Advokat ke Wartawan, Kak Mia: Officium Nobile Wajib Jaga Etika
IRGC menyatakan setiap upaya mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai tindakan yang berkaitan dengan pihak musuh.
"Pendekatan apa pun ke Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh," tegas Angkatan Laut IRGC.
Di sisi lain, ledakan besar dilaporkan terdengar di beberapa wilayah Hormozgan dan kawasan selatan Iran.