WAHANANEWS.CO, Jakarta - Setelah sukses menggelar BPKN Award Raksa Nugraha sebagai tolok ukur perlindungan konsumen, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI kini bersiap menghadirkan Indonesia Consumer Care (ICC) 100 Brands 2026 untuk memilih 100 merek terbaik yang dinilai paling peduli terhadap hak-hak konsumen di Indonesia.
BPKN RI kembali akan menyelenggarakan BPKN Award Raksa Nugraha 2026 yang sekaligus menjadi fondasi penilaian dan standar utama dalam proses seleksi ICC 100 Brands 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 November 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
Baca Juga:
Ajang Prestisius bagi Perusahaan Paling Peduli Konsumen, BPKN Award Raksa Nugraha Kembali Hadir pada 2026
“Ini adalah program penilaian untuk menentukan rating perusahaan dalam perlindungan konsumen berdasarkan tujuh aspek penilaian, yang meliputi kepemimpinan, strategi, pelanggan atau konsumen, manajemen sumber daya, organisasi proses produksi, peningkatan kinerja, dan hasil (kinerja keuangan dan nonkeuangan),” ujar Ketua BPKN RI Mufti Mubarok dalam konferensi pers di Kantor BPKN RI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Mufti menjelaskan bahwa BPKN Award Raksa Nugraha merupakan ajang apresiasi tahunan yang diberikan kepada para pemangku kepentingan yang dinilai bertanggung jawab dalam perlindungan konsumen secara kredibel dan independen.
BPKN RI menggandeng The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) untuk menyusun metode penilaian berbasis Malcolm Baldrige National Quality Award yang menjadi acuan objektif dalam mengukur komitmen perusahaan terhadap konsumen.
Baca Juga:
Ritel Modern Jual Obat, Konsumen Diminta Waspadai Risiko Tersembunyi
Berbekal pengalaman empat kali penyelenggaraan BPKN Award Raksa Nugraha, BPKN RI memperluas inisiatifnya melalui ICC 100 Brands 2026 yang menjadi ajang pemeringkatan 100 merek terbaik dengan standar perlindungan konsumen tertinggi di Indonesia.
ICC 100 Brands merupakan implementasi nyata dari nilai dan standar yang dibangun melalui BPKN Award Raksa Nugraha, dengan fokus pada pelaku usaha yang konsisten menjaga kualitas produk, transparansi informasi, keamanan produk, dan mutu layanan pelanggan.
Sebanyak 100 merek terbaik akan dipilih dari 11 sektor, yakni Perumahan dan Properti, Keuangan, E-Commerce, Transportasi, Kesehatan, Telekomunikasi, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Jasa Logistik, Energi dan Investasi, serta Pangan.
Proses kurasi dilakukan oleh juri ahli BPKN RI dengan pendampingan kementerian dan lembaga terkait agar hasil penilaian berlangsung objektif, kredibel, dan adil.
“Keikutsertaan kementerian yang terkait dengan sektor penilaiannya sebagai juri diharapkan mampu menyempurnakan proses penjurian yang dilakukan oleh BPKN-RI dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya penentuan brand terpilih dapat dilakukan dengan seadil-adilnya,” tutup Mufti Mubarok.
Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Novriansyah selaku Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi, Fitrah Bukhari selaku Ketua Komisi Advokasi, Syaiful Ahmar selaku Wakil Ketua BPKN RI, Heru Sutadi selaku Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi, serta Arief Safari yang menjadi juri BPKN Award Raksa Nugraha 2026.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]