Lebih lanjut, Tri menambahkan bahwa kebijakan tersebut berlaku bagi 25 golongan pelanggan, termasuk pelanggan bersubsidi, yang tarif listriknya dipastikan tidak mengalami perubahan. Subsidi listrik pun tetap diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kehadiran energi listrik yang andal dan terjangkau berdampak positif bagi daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi, salah satunya terhadap usaha pembibitan ayam di Muara Enim, Sumatera Selatan.
Baca Juga:
PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Pergantian Tahun, Cadangan Daya Capai 70,8 GW
Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengatur pengeluaran, khususnya pada awal tahun ketika kebutuhan cenderung meningkat.
Dukungan terhadap kebijakan tersebut juga disampaikan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Ia menilai keputusan Pemerintah untuk menahan tarif listrik pada Triwulan I 2026 akan memberikan kepastian bagi masyarakat dan UMKM dalam mengelola keuangan, seiring kembali meningkatnya aktivitas rumah tangga dan kegiatan usaha setelah pergantian tahun.
Baca Juga:
PLN Percepat Pemulihan Masjid Pascabencana di Lima Kabupaten Aceh
Ilustrasi petugas PLN secara rutin melakukan pemeliharaan infrastruktur untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
“Awal tahun cenderung diiringi berbagai kebutuhan rumah tangga dan aktivitas usaha yang kembali berjalan. Dengan tarif listrik yang tidak naik, masyarakat memiliki kepastian dalam mengatur pengeluaran sehingga daya beli dapat tetap terjaga,” ujar Darmawan.
Darmawan menegaskan, PLN terus berupaya menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui peningkatan kualitas pelayanan dan optimalisasi efisiensi operasional.