WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) resmi meluncurkan gerakan bertajuk Clean Energy Day sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam membangun budaya kerja baru yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Program ini dirancang untuk mendorong seluruh insan PLN di berbagai wilayah Indonesia agar mulai beralih ke penggunaan transportasi rendah emisi setiap hari Jumat, sebagai langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus menekan emisi karbon.
Baca Juga:
Dukung WFH, PLN Hadirkan Kemudahan Tambah Daya dan Layanan Listrik Lewat PLN Mobile
Gerakan yang mulai dijalankan sejak 10 April 2026 tersebut menjadi bentuk implementasi langsung dari arahan Pemerintah dalam memperkuat efisiensi penggunaan energi fosil di tengah dinamika dan tantangan geopolitik global.
Selain itu, inisiatif ini juga mempertegas posisi PLN sebagai perusahaan energi yang berkomitmen memimpin percepatan transisi energi menuju sumber energi yang lebih bersih di Indonesia.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar bersifat imbauan, melainkan sebuah transformasi mendasar dalam pola pikir dan perilaku kolektif seluruh pegawai PLN yang jumlahnya mencapai lebih dari 37.158 orang.
Baca Juga:
PLN Borong PROPER Emas dan Hijau 2025, Bukti Konsistensi Kepemimpinan Darmawan
Ilustrasi kendaraan listrik milik insan PLN tengah mengisi daya di salah satu kantor unit PLN.
"Sebagai komitmen menjalankan arahan Pemerintah, Kami menghadirkan Clean Energy Day sebagai langkah transformasi budaya kerja baru yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis langkah ini akan memberikan dampak nyata dalam menekan konsumsi BBM nasional serta mereduksi emisi karbon secara masif,” ujar Didi.
Dalam pelaksanaannya, PLN menerapkan kebijakan “Parkir Kendaraan Tanpa Bahan Bakar” di seluruh kantor setiap hari Jumat.