Melalui kebijakan ini, para pegawai didorong untuk tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil dan beralih ke berbagai moda transportasi alternatif, seperti transportasi umum (KRL, MRT, LRT, atau BRT), kendaraan listrik (electric vehicle/EV), sepeda, hingga berjalan kaki.
Tidak hanya pada sektor mobilitas pegawai, program Clean Energy Day juga menyasar efisiensi operasional perusahaan secara menyeluruh.
Baca Juga:
PLN Group Borong 46 PROPER Emas dan Hijau, Bukti Konsistensi Transformasi Berkelanjutan
Ilustrasi Mass Rapid Transit (MRT) sebagai salah satu moda transportasi publik yang ramah lingkungan.
PLN melakukan pengurangan perjalanan dinas hingga 50–70 persen, serta memaksimalkan penggunaan teknologi digital melalui rapat koordinasi secara daring guna mengurangi konsumsi energi dan biaya operasional.
Untuk mendukung keberhasilan program ini, PLN turut mengintegrasikan sistem pemantauan melalui aplikasi internal perusahaan.
Baca Juga:
Dukung WFH, PLN Hadirkan Kemudahan Tambah Daya dan Layanan Listrik Lewat PLN Mobile
Aplikasi tersebut memungkinkan pegawai mencatat aktivitas perjalanan harian secara otomatis, sehingga data yang terkumpul dapat dipantau secara real-time oleh manajemen.
Data tersebut kemudian menjadi dasar evaluasi sekaligus penilaian untuk memberikan apresiasi kepada individu maupun unit kerja yang menunjukkan partisipasi aktif dan konsisten dalam mendukung gerakan ini.
Salah seorang insan PLN menggunakan scooter listrik sebagai transportasi minim emisi untuk menuju kantornya di PLN UP3 Bintaro.