WahanaNews.co, Surabaya - Kementerian Perdagangan melepas ekspor perdana dua produk gerabah
inovatif dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Jawa Timur ke Jepang.
Keduanya, yaitu bola tumbuh pot (bobupot) produksi Green Galeria Indonesia asal Surabaya dan pot terakota produksi UD Gerabah Merah dari Malang. Kedua produk dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan, estetika modern, serta menggunakan bahan alami dan berkelanjutan seperti bambu, tanah liat, dan arang sekam.
Baca Juga:
Malaysia Cabut BMAD Serat Selulosa Asal Indonesia, Kemendag RI Prediksi Ekspor ke Malaysia Meningkat
Pelepasan ekspor digelar di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat, (21/3) dan dipimpin Direktur Jenderal
Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi secara daring dari Jakarta.
Puntodewi mengungkapkan, ekspor perdana ini menjadi bukti bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing dan memenuhi ekspektasi pasar internasional. Terlebih lagi, pasar Jepang terkenal dengan standarnya
yang tinggi dan sangat selektif dalam menerima produk asing.
“Ekspor perdana produk gerabah inovatif dari Jawa Timur berhasil membuktikan bahwa hasil kreasi
UMKM Indonesia dapat diterima di pasar Jepang yang dikenal selektif dan memiliki standarnya yang tinggi. Kami harap, ekspor perdana ini menjadi awal dari perluasan pasar global bagi lebih banyak UMKM,” ujar Puntodewi.
Baca Juga:
HPE Konsentrat Tembaga Naik, pada Periode Pertama April 2025
Bobupot merupakan pot media tanam cerdas berbentuk bola untuk tanaman. Wadah ini memilki tekstur berbahan alami yang dilapisi bahan hasil daur ulang, seperti serabut kelapa, batu kerikil, pasir putih, serta abu dan arang kayu (charcoal) untuk dalam ruangan.
Produk ini diekspor dengan nilai USD 46.799 pada ekspor perdananya ke Jepang. Sementara itu, pot terakota merupakan media taman berbahan baku tanah liat dengan ukuran kecil untuk ditempatkan di dalam ruangan (rumah).
Produk ini pun diekspor perdana ke Jepang dengan nilai USD 1.512. Puntodewi mengungkapkan, ekspor ini merupakan tindak lanjut dari Pekan Pengembangan Ekspor Nasional yang digelar Kemendag bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, Bank Jatim, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), dan serta Export Center Surabaya.