“Mundurlah sekarang, jika tidak, tak satu pun pangkalan kalian di kawasan ini yang akan aman,” lanjut Mohsen Rezaei.
Sementara itu, sumber militer Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa aset udara, darat, dan laut AS sedang digerakkan untuk menyediakan opsi militer bagi Trump.
Baca Juga:
AS Geser Kapal Induk, Israel Sebut AS Siap Hantam Iran
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari skenario jika presiden AS memerintahkan serangan langsung ke Iran.
Hingga kini belum ada kepastian apakah kapal induk yang diposisikan ulang adalah USS Abraham Lincoln atau armada lain yang baru bertolak dari Norfolk dan San Diego.
Mohsen Rezaei dikenal sebagai tokoh sentral militer Iran karena pernah menjabat Panglima IRGC dalam waktu lama.
Baca Juga:
Iran Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Demonstrasi di Tengah Gejolak Ekonomi
Namanya tercantum dalam daftar sanksi Departemen Keuangan AS sejak Januari 2020 karena dinilai berperan dalam agenda destabilisasi kawasan.
Di sisi lain, Iran juga tengah diguncang gejolak internal yang telah berlangsung selama 19 hari berturut-turut.
Badan Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA) mencatat sedikitnya 2.677 orang telah ditangkap aparat keamanan di tengah gelombang ketegangan domestik.