Sebelumnya, Bavi terbentuk sebagai super topan dengan kecepatan angin mencapai 290 kilometer per jam saat menghantam Guam dan Kepulauan Mariana Utara pada Senin pekan lalu. Seiring bergerak melintasi Samudra Pasifik, kekuatannya berangsur melemah menjadi sekitar 144 kilometer per jam sebelum menerjang Kepulauan Sakishima, yang merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Ryukyu di Jepang, di antara pulau-pulau utama Jepang dan Taiwan.
Di Jepang, sedikitnya lima orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara ribuan rumah sempat mengalami pemadaman listrik. Adapun Taiwan tidak dilanda secara langsung oleh topan tersebut. Meski demikian, hujan deras memaksa ribuan warga mengungsi dan meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor. Hingga kini, baik Jepang maupun Taiwan belum melaporkan adanya korban jiwa akibat Topan Bavi.
Baca Juga:
Peringatan Keras WMO, Bumi Kian Panas, Banjir dan Badai Tak Akan Reda
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.