WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ancaman baru dari kecerdasan buatan mulai menghantui sektor keuangan global, pejabat tinggi Amerika Serikat memperingatkan bank-bank besar soal potensi serangan siber dari model AI terbaru.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent bersama Kepala Bank Sentral AS Jerome Powell memperingatkan para CEO bank mengenai potensi ancaman siber dari model AI terbaru yang dikembangkan oleh Anthropic.
Baca Juga:
Penggunaan AI & Teknologi Digital Dilarang di Sekolah Saat Kegiatan Ini!
Model AI tersebut, yang dikenal dengan nama Mythos, disebut memiliki kemampuan sangat kuat dalam mengidentifikasi serta mengeksploitasi celah keamanan pada sistem digital.
"Disampaikan oleh pejabat AS, terdapat ancaman serangan siber baru yang ditimbulkan model AI terbaru Anthropic."
Anthropic sendiri diketahui merupakan perusahaan yang sebelumnya mengembangkan teknologi AI canggih yang juga digunakan dalam konteks militer Amerika Serikat.
Baca Juga:
Ngeri! AI Temukan Celah Mematikan di Program Lawas yang Dipakai Hingga Kini
Perusahaan itu baru-baru ini menunda peluncuran luas model Mythos karena kekhawatiran terhadap dampak keamanannya.
Model tersebut dilaporkan mampu mengidentifikasi kelemahan di berbagai sistem operasi utama serta peramban web yang digunakan secara global.
"Kata laporan Bloomberg News, model ini mampu mengidentifikasi dan mengeksploitasi kelemahan di setiap sistem operasi utama dan setiap peramban web utama."
Dalam beberapa waktu terakhir, Anthropic juga disebut telah melakukan komunikasi intensif dengan pejabat pemerintah AS terkait kemampuan ofensif dan defensif dari teknologi tersebut.
Langkah ini termasuk memberikan pengarahan kepada pejabat senior serta pelaku industri guna mengantisipasi risiko sebelum peluncuran dilakukan.
"Diungkapkan sumber, perusahaan secara proaktif memberi pengarahan kepada pejabat senior pemerintah AS dan pemangku kepentingan industri utama tentang kemampuan Mythos sebelum peluncurannya."
Pertemuan penting digelar oleh Kementerian Keuangan AS di Washington pada Selasa (7/4/2025) untuk meningkatkan kesadaran bank terhadap potensi risiko yang ditimbulkan.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga mendorong lembaga keuangan untuk segera memperkuat sistem keamanan mereka.
"Disampaikan sumber, pemerintah AS juga mengimbau para bank mengambil langkah-langkah untuk melindungi sistem mereka."
Sejumlah CEO bank besar diketahui hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk dari Citigroup, Morgan Stanley, Bank of America, Wells Fargo, dan Goldman Sachs.
Sementara itu, CEO JPMorgan Jamie Dimon dilaporkan tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut.
Anthropic juga membatasi akses terhadap model Mythos hanya kepada sekitar 40 perusahaan teknologi besar, termasuk Microsoft dan Google.
Hingga kini, sejumlah pihak termasuk Goldman Sachs, Wells Fargo, Federal Reserve, serta Kementerian Keuangan AS belum memberikan komentar resmi terkait isu tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]