WahanaNews.co | Amerika Serikat (AS), pada Rabu (16/3/2022), menjanjikan bantuan kemanusiaan baru untuk Yaman pada 2022, senilai 585 juta dolar AS.
Bantuan ini sebagai bagian dari upaya yang dipimpin oleh PBB untuk meningkatkan bantuan kepada jutaan orang Yaman yang menderita akibat konflik selama 8 tahun.
Baca Juga:
Parkir Sembarangan di Sekitar Monas Saat Lebaran, Dishub DKI Kempesi Ban
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengumumkan anggaran bantuan itu sebelum konferensi.
Sebelumnya, PBB membutuhkan dana tambahan sekitar 4,3 miliar dolar AS untuk bantuan kemanusiaan Yaman.
Blinken mencatat bahwa dana kemanusiaan mulai mengering awal tahun ini, sebelum perhatian dialihkan oleh operasi mikiter Rusia ke Ukraina.
Baca Juga:
Gedung Putih Bela Keputusan Trump Kecualikan Rusia dan Korea Utara dari Tarif
Kurangnya dana kemanusiaan memaksa penutupan atau pengurangan dua pertiga program PBB, dan pemotongan jatah makanan untuk 8 juta warga Yaman.
“Agresi tak beralasan pemerintah Rusia di Ukraina mengancam impor gandum Yaman. Baru di minggu pertama (operasi militer Rusia ke Ukraina), harga roti melonjak hingga 50 persen,” kata Blinken.
Blinken mengatakan, untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga Yaman, Amerika Serikat memberikan kontribusi baru sebesar 585 juta dolar AS untuk Yaman.