Netanyahu, 74, didiagnosis menderita hernia selama pemeriksaan rutin. Operasi tersebut berarti pemimpin Israel untuk sementara tidak beraksi melawan negara yang berperang dengan Hamas di Gaza setelah serangan 7 Oktober.
Wakil perdana menteri dan menteri kehakiman Israel, Yariv Levin, menggantikan Netanyahu ketika dia sedang tidak mampu.
Baca Juga:
Mamdani Sebut New York Tak Bisa Tangkap Netanyahu Meski Dukung Surat Perintah ICC
Operasi tersebut terjadi di tengah pembicaraan baru antara Israel dan Hamas di Kairo, menurut sebuah laporan di media Mesir.
Sebelumnya, Netanyahu sebelumnya menderita hernia pada tahun 2013 yang juga memerlukan pembedahan.
Hernia adalah celah di dinding otot perut yang memungkinkan sesuatu di dalam perut menonjol keluar, menurut Johns Hopkins Medicine.
Baca Juga:
Sudah Muak, Trump Bentak Netanyahu via Telepon soal Gencatan Senjata Gaza
2. Jantung
Sebelumnya, operasi yang dilakukan Netanyahu sejak kembali menjabat perdana menteri pada akhir tahun 2022.
Masalah kesehatan pada musim panas lalu berakhir ketika pemimpin Israel tersebut dipasangi alat pacu jantung untuk memperbaiki penyumbatan jantung sementara.