WAHANANEWS.CO - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa Mohammed Sinwar, salah satu tokoh utama Hamas, telah tewas dalam serangan udara.
Hal itu disampaikan Netanyahu saat berpidato di hadapan anggota parlemen Israel (Knesset), Rabu (28/5/2025).
Baca Juga:
Konflik Meluas, Rudal Kheybar Shekan Kini Sasar Kantor PM Netanyahu
“Kami mengubah wajah Timur Tengah, kami mengusir teroris dari wilayah kami, kami memasuki Jalur Gaza dengan kekuatan, kami melenyapkan puluhan ribu teroris, kami melenyapkan (Mohammed) Deif, (Ismail) Haniyeh, Yahya Sinwar, dan Mohammed Sinwar,” ujar Netanyahu dalam pidatonya, seperti dikutip CNN.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Hamas terkait klaim tersebut.
Mohammed Sinwar dikenal sebagai saudara dari Yahya Sinwar, pemimpin Hamas yang sebelumnya juga diklaim tewas oleh militer Israel dalam serangan di Gaza selatan pada Oktober lalu.
Baca Juga:
Bocor ke Publik: Netanyahu Bujuk Trump Agar AS Tak Gempur Iran
Mohammed Sinwar disebut sebagai salah satu dalang serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, yang memicu pecahnya perang besar antara kedua pihak.
Setelah kematian Ismail Haniyeh—yang juga diklaim dibunuh Israel di Iran—Mohammed Sinwar disebut-sebut naik sebagai pemimpin de facto Hamas.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.