Rudal Multi-Luncur
Sejak pertama kali dipasang di kapal perang India INS Rajput pada 2005, BrahMos terus berkembang.
Baca Juga:
Viral Menteri India Tarik Paksa Cadar Dokter Perempuan di Acara Resmi
Kini, rudal ini dapat diluncurkan dari darat, kapal perang, dan sedang dalam tahap akhir pengembangan untuk peluncuran dari pesawat tempur dan kapal selam.
“Dengan BrahMos, India membangun dominasi bukan hanya di udara, tapi juga diplomasi pertahanan di Asia,” jelas Dr. Nandita Mehra, pakar geopolitik dari University of Delhi.
Upaya Ekspor dan Dominasi Pasar
Baca Juga:
Pesawat Air India Dikenai Biaya Parkir Rp1,8 Miliar, Gegera Telantar 13 Tahun di Bandara
India memang sengaja menjadikan BrahMos sebagai ikon ekspor industri pertahanan nasionalnya.
Melalui BrahMos Aerospace, perusahaan patungan dengan Rusia, India berharap memperluas pengaruh geopolitik melalui penjualan senjata berkualitas tinggi.
“Pasar Asia Tenggara sangat potensial. Rudal ini bisa mengubah lanskap kekuatan militer kawasan,” ujar A. Sivathanu Pillai, Eksekutif Senior BrahMos Aerospace, yang menyatakan BrahMos telah ditawarkan ke Indonesia sejak 2010.