Ketiga singa yang masih sakit tersebut terus mendapatkan penanganan dan pemantauan dari tim dokter hewan.
Pengelola kebun binatang belum membuka kembali area kandang singa karena kesehatan satwa yang terdampak gelombang panas masih menjadi perhatian utama.
Baca Juga:
Puluhan Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran di Sekolah Tokyo
Peristiwa tersebut menjadi kejadian yang tidak biasa sepanjang sejarah pemeliharaan singa di Tama Zoological Park.
Kebun binatang tersebut telah memelihara sekaligus memamerkan singa kepada pengunjung sejak 1964.
Dalam rentang lebih dari enam dekade tersebut, pengelola menyebut belum pernah menghadapi kematian singa yang diduga disebabkan langsung oleh cuaca panas ekstrem.
Baca Juga:
Malu-maluin! WNI Bentuk Geng di Jepang, Tawuran Silat di Taiwan
"Belum pernah ada kasus singa mati akibat cuaca panas di Tama Zoological Park," kata seorang pejabat Pemerintah Metropolitan Tokyo.
Kematian tiga singa betina kali ini karena itu menjadi kasus pertama yang diduga berkaitan dengan temperatur ekstrem sejak satwa tersebut mulai dipelihara di Tama Zoological Park.
Kasus tersebut juga terjadi di tengah periode cuaca panas berkepanjangan yang memberikan tekanan tidak hanya terhadap manusia, tetapi juga terhadap satwa yang dipelihara di fasilitas konservasi.