WahanaNews.co | Agresi militer Rusia ke Ukraina memicu kekhawatiran akan terjadinya perang Dunia III dan bencan nuklir.
Wacana Perang Dunia III ini cukup mengerikan, mengingat Rusia dan Ukraina sama-sama memiliki sumber daya nuklir.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
Pakar Hukum Nuklir Universitas Airlangga, Dr. Intan I. Soeparna, menilai bukan tidak mungkin Rusia akan menggunakan senjata nuklir untuk menyelesaikan konflik Ukraina.
Menurut Intan, Rusia tidak menandatangani Treaty Prohibition of Nuclear Weapon (TPNW), sehingga negara itu tidak terikat pada norma dalam traktat tersebut.
Presiden Rusia, Vladimir Putin, juga sempat mengungkapkan bakal menggunakan senjata nuklir sebagai opsi terakhir apabila negosiasi penghentian perang ini tak mendapatkan kesepakatan.
Baca Juga:
Tak Peduli Tahun Baru, Rusia Enggan Gencatan Senjata di Ukraina
Melihat kemungkinan ini, Intan menilai pencegahan penggunaan nuklir bakal bergantung dari keberhasilan negara dunia dan rakyat Rusia mendesak Putin.
"Jadi, pencegahan penggunaan nuklir saat ini sangat bergantung dari keberhasilan desakan negara lain dan rakyat Rusia sendiri. Sementara Rusia (Putin) harus mempertimbangkan konsekuensi dari perang nuklir," jelas Intan dalam siaran pers yang diterima media, kemarin.
Meski demikian, sejumlah pengamat menilai Perang Dunia III sukar terjadi.