Di sisi lain, kondisi kemanusiaan di Gaza masih terus memburuk seiring berlanjutnya serangan Israel di wilayah tersebut.
Korban jiwa terus bertambah, bahkan ketika umat Muslim di Gaza tengah merayakan Hari Raya Iduladha pada pekan lalu.
Baca Juga:
Arab Saudi Murka usai Menteri Israel Terobos dan Kibarkan Bendera di Al Aqsa
Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (OHCHR) melaporkan sedikitnya 26 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak Selasa (26/5/2026), atau sehari menjelang perayaan Iduladha.
Data tersebut tercantum dalam laporan yang dirilis pada Jumat (29/5/2026) berdasarkan informasi yang dihimpun para pemantau HAM PBB di Wilayah Palestina yang Diduduki (Occupied Palestinian Territory/OPT).
Menurut laporan tersebut, sebanyak 12 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dalam tiga serangan udara yang terjadi pada 26 Mei 2026. Informasi itu sebagaimana dikutip dari UN News.
Baca Juga:
Mengenal King Salman Gate, Megaproyek Perluasan Masjidil Haram MbS
OHCHR juga mencatat bahwa pasukan Israel telah menewaskan 922 warga Palestina sejak pengumuman gencatan senjata pada Oktober lalu.
Dengan tambahan korban terbaru, jumlah keseluruhan korban tewas sejak pecahnya konflik yang dipicu serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 telah mendekati 73.000 jiwa berdasarkan data otoritas setempat.
Para penyelidik HAM PBB turut menyoroti pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang pada Kamis lalu menginstruksikan pasukan Israel untuk memperluas area penempatan militer mereka.