Penduduk Lebanon sebelumnya juga telah diperingatkan untuk tidak kembali ke sejumlah wilayah dekat zona tersebut.
Sebelum serangan terbaru dilakukan, militer Israel memerintahkan evakuasi tujuh desa di Lebanon selatan pada Minggu (26/4/2026).
Baca Juga:
Diskon Tambah Daya Listrik Hingga 50 Persen Resmi Dibuka, Berlaku Sampai 23 Juni
Israel menyebut langkah itu sebagai respons atas dugaan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh Hizbullah.
"Mengingat pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh organisasi teroris Hizbullah, IDF terpaksa mengambil tindakan tegas terhadapnya," kata juru bicara militer berbahasa Arab, Kolonel Avichay Adraee, di X.
Ia juga menyebut tujuh desa yang berada di utara Sungai Litani masuk dalam area peringatan tersebut.
Baca Juga:
Ketegangan Memuncak, AS dan Iran Saling Klaim soal Status Selat Hormuz
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.