WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sebuah helikopter pemadam kebakaran jatuh saat beroperasi memadamkan kebakaran hutan besar di Uiseong, wilayah tenggara Korea Selatan, pada Rabu (26/3/2025) siang.
Insiden ini menewaskan sang pilot, menurut laporan otoritas setempat.
Baca Juga:
Ngeri! Korea Selatan Hadapi Ledakan Utang dan Stagnasi Ekonomi
Helikopter tersebut jatuh di kawasan pegunungan Uiseong, sekitar 180 kilometer dari Seoul, tepat pukul 12:54 siang waktu setempat (10:54 WIB), sebagaimana dikonfirmasi oleh Layanan Kehutanan Korea.
Pilot yang berusia 73 tahun itu dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Helikopter yang digunakan adalah model S-76 buatan tahun 1995, dengan kapasitas membawa 1.200 liter air. Helikopter ini telah beroperasi selama hampir 30 tahun.
Baca Juga:
Hari Ini, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Resmi Ditangkap
Pasca kecelakaan, Layanan Kehutanan Korea langsung menghentikan seluruh operasi helikopter pemadam kebakaran sebagai langkah antisipasi.
Namun, mereka kembali melanjutkan operasi pada pukul 3:30 sore (13:30 WIB) karena api terus menyebar di Uiseong.
Pihak berwenang menyatakan bahwa helikopter yang kembali diterbangkan tidak termasuk model S-76. Selain itu, hanya pilot yang menyatakan kesediaannya yang diizinkan untuk menerbangkan helikopter.
Saat ini, Korea Selatan masih memiliki 23 unit helikopter S-76 yang tersisa. Pengoperasiannya kembali akan dipertimbangkan setelah melalui uji keselamatan lebih lanjut.
Sebanyak 80 helikopter pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan yang dipicu oleh angin kencang di wilayah tenggara Korea Selatan.
Kebakaran ini pertama kali muncul di Kabupaten Sancheong, sekitar 250 kilometer tenggara Seoul, pada Jumat (21/3/2025).
Api kemudian menyebar ke berbagai daerah lain, termasuk Sancheong, Uiseong, Ulju, Gyeongnam, Cheongsong, Yeongyang, Yeongdok, dan Andong.
[Redaktur: Rinrin Kaltarina]