WahanaNews.co | Presiden Joko Widodo alias Jokowi bakal bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, di Kiev, pasca-Uni Eropa secara resmi memberikan status kandidat anggota kepada negara itu menjelang digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 atau G7 Summit di Jerman.
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, menyampaikan ucapan syukur bahwa pekan lalu Komisi Eropa merekomendasikan Dewan Eropa untuk memberikan status calon Uni Eropa kepada Ukraina.
Baca Juga:
20 Oktober 2024: Melihat Nasib Konsumen Pasca Pemerintahan 'Man Of Contradictions'
“Kami menyambut baik keputusan positif yang datang sebagai hasil dari penilaian berdasarkan prestasi dari Ukraina yang telah menerapkan banyak reformasi dan membuat kemajuan besar di jalur integrasi Eropa,” kata dia.
Ia menjelaskan, dengan status kandidat UE akan menempatkan Ukraina ke dalam proyek integrasi Eropa dan mengakhiri dekade ambiguitas pasca menyatakan merdeka dari Uni Soviet.
Sementara bagi Uni Eropa, pemulihan hubungan Ukraina dengan negara-negara Benua Biru secara praktis akan memperkuat visi Eropa yakni utuh, bebas, dan damai.
Baca Juga:
HUT ke-79 TNI, Ini Pesan Presiden Jokowi ke Prajurit Indonesia
Ini akan menjadi kontribusi terbesar bagi masa depan Eropa selama bertahun-tahun.
Pemberian status akan menjadi langkah politik yang kuat bagi kedua pihak.
Bagi Ukraina keputusan Komisi Eropa akan membawa kemenangan Ukraina lebih dekat dan memberikan sinyal politik yang kuat kepada Rusia bahwa Uni Eropa terus mendukung Ukraina.