WahanaNews.co | Setelah 13 tahun terabaikan, kasus pembunuhan seorang gadis di Jepang bernama Satomi Kitaguchi akhirnya terungkap.
Tak disangka, kasus ini terbongkar karena hal yang tak disengaja. Yakni gara-gara si pelaku kesal.
Baca Juga:
Ganguan di Selat Hormuz Tekan Kinerja Ekspor Karet Sumut
Dilansir dari Japan Times, Jumat (4/2/2022) Satomi Kitaguchi adalah seorang gadis SMA yang tinggal di Hatsukaichi, Prefektur Hiroshima. Pada 5 Oktober 2004, Satomi baru saja pulang dari sekolah. Saat itu ia pulang sekolah lebih awal karena ada ujian akhir sekolah.
Satomi kemudian tidur siang di bangunan yang terpisah dari rumah keluarga mereka. Beberapa saat setelah itu, saudara perempuan Satomi mendengar teriakan dari bangunan terpisah itu.
Mereka berlari dan menemukan Satomi di lantai pertama dengan kondisi berlumuran darah. Selain itu, neneknya juga ikut menjadi korban.
Baca Juga:
Presiden Prabowo di Depan Investor Jepang: RI Akan Gencarkan Kendaraan Listrik
Adiknya mengatakan kepada polisi bahwa dia melihat sekilas seorang pemuda di sekitar tempat kejadian. Pria itu digambarkan mengenakan pakaian hitam dan usianya sekitar 30 tahunan. Polisi pun membuat sketsa terduga pelaku ini dan terus memburunya.
Polisi mengatakan Satomi Kitaguchi ditikam beberapa kali di dada, perut dan leher. Satomi pun akhirnya tak bisa diselamatkan. Neneknya, Michiyo (72) juga mendapat beberapa tusukan namun bisa selamat.
Polisi bergerak mencari keberadaan pelaku dengan merujuk ke jejak kaki di lokasi dan keterangan mengenai kendaraan yang diduga dipakainya. Selain itu, polisi juga mengantongi sampel DNA terduga pelaku.