Israel sebelumnya memerintahkan warga sipil untuk mengungsi dari bagian timur Rafah.
Perintah itu memaksa puluhan ribu orang mencari tempat perlindungan di luar kota Rafah, yang sebelumnya menjadi tempat mengungsi bagi lebih dari satu juta orang yang menghindari gempuran Israel di wilayah lainnya Jalur Gaza.
Baca Juga:
Spanduk “Rising Lion” di RS Indonesia Gaza Picu Kemarahan RI
Tel Aviv menegaskan mereka tidak bisa memenangkan perang tanpa menyerang Rafah, untuk melenyapkan ribuan militan Hamas yang diyakini bersembunyi di sana.
Sedangkan Hamas mengatakan pasukannya akan bertempur untuk mempertahankan Rafah.
Badan-badan bantuan kemanusiaan menyebut pertempuran di Rafah membahayakan ratusan ribu warga sipil yang sudah kehilangan tempat tinggal.
Baca Juga:
Perang Iran Tanpa Pemenang, Posisi Netanyahu Dinilai Lemah
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.