"Perang yang dipaksakan, yang pertama, kedua, dan ketiga, telah menunjukkan kepada dunia bahwa jalan menuju kemenangan dan kejayaan melewati keteguhan dan pengorbanan," ujarnya.
Peringatan terbaru dari Teheran muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya memerintahkan serangan baru terhadap Iran meski gencatan senjata yang rapuh masih berlaku sejak April lalu.
Baca Juga:
Bupati Aep Raih Penghargaan Warta Kota Awards 2026 atas Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Dalam wawancara dengan media Amerika Serikat, Fox News, Trump menyebut militer AS meluncurkan 49 rudal Tomahawk dalam operasi terbaru yang menargetkan Iran.
Sebagai respons, Angkatan Bersenjata Iran dilaporkan meluncurkan puluhan rudal dan pesawat nirawak atau drone ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.
Konflik yang terus meningkat antara kedua negara tersebut kembali memunculkan kekhawatiran dunia internasional terhadap stabilitas keamanan kawasan Timur Tengah serta dampaknya terhadap perekonomian global, khususnya sektor energi.
Baca Juga:
Karawang Jadi Lokasi Perdana Peluncuran Biodiesel B50, Dukung Kemandirian Energi Nasional
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.