“Kemungkinan pelepasan radiologis dapat menimbulkan konsekuensi serius, termasuk kebutuhan untuk mengevakuasi wilayah seluas atau lebih besar dari kota-kota besar,” ujar Grossi.
Ditambahkan olehnya bahwa komunikasi dengan otoritas regulasi nuklir Iran masih terus diupayakan.
Baca Juga:
Berita Dana Desa Muara Cuban Fiktif, Kades: Itu Tuduhan Tidak Mendasar dan Bohong
“Upaya untuk menghubungi otoritas regulasi nuklir Iran masih terus dilakukan, namun sejauh ini belum ada respons,” katanya.
Ditegaskan oleh Duta Besar Iran untuk IAEA Reza Najafi bahwa pasukan AS dan Israel menyerang lokasi nuklir Iran sehari sebelumnya, termasuk fasilitas Natanz.
Belum ada konfirmasi dari Israel terkait klaim serangan terhadap Natanz maupun kantor Netanyahu.
Baca Juga:
Suksesi Panas di Iran, Mojtaba Khamenei Muncul sebagai Kandidat Terkuat
Melebar pula konflik ke Lebanon setelah gencatan senjata rapuh selama setahun antara Israel dan Hizbullah runtuh.
Diguncang ledakan pinggiran Beirut, sementara kepala staf militer Israel meminta warga bersiap menghadapi konflik berkepanjangan.
Dinyatakan Hizbullah bahwa peluncuran roketnya merupakan balasan atas kematian Khamenei.