Kedua pihak juga beberapa kali
melakukan serangkaian upaya untuk meredakan ketegangan, namun permasalahan tak
kunjung terselesaikan.
Ketegangan kembali pecah pada 15 Juni 2020 lalu, ketika 20 tentara India tewas dalam
sebuah bentrokan dengan pasukan China.
Baca Juga:
Usai Dipolisikan GAMKI, JK Bantah Menista Ajaran Kristen
Kedua pihak saling klaim pasukan satu
sama lain melewati daerah perbatasan.
Sejak saat itu,
ketegangan antara kedua negara meningkat, puluhan tentara dan perlengkapan
perang ditempatkan di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) yang menjadi daerah
perebutan.
LAC memisahkan daerah China dan India
yang membentang dari Ladakh di area barat negara bagian Arunachal Pradesh di
India Timur.
Baca Juga:
Kehebatan dan Sembilan Karakter Gubernur Pramono
India mengklaim dataran tinggi Aksai
China yang dikuasai China sebagai bagian dari wilayah Ladakh.
Pada September lalu, India dan China
saling tuding pengerahan pasukan ke daerah perbatasan.
Ketegangan berlanjut hingga aksi
pemblokiran aplikasi seluler buatan China oleh pemerintah India. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.