Jika dokter tidak menemukan alasan fisik dari gejala tersebut, maka
dokter berhak untuk merujuk pasien ke psikiater atau psikolog.
Para profesional kesehatan mental ini akan menggunakan metode wawancara
hingga penilaian khusus untuk memutuskan apakah seseorang menderita gangguan
psikotik atau ada gejala lain.
Baca Juga:
Pemkot Jakarta Barat Jaring 1.635 PPKS di 2024, Meningkat dari 2023
Mengatasi dan Pengobatan Psikotik
Kebanyakan
pasien dengan gangguan psikotik mengonsumsi obat-obatan dan psikoterapi,
seperti konseling.
Obatnya pun harus dengan resep dokter.
Biasanya obat-obatan tersebut berfungsi untuk meringankan gejala halusinasi,
kehilangan fokus dan juga delusi.
Baca Juga:
Perundungan di Dunia Kerja, Dirjen HAM Tegaskan Tak Boleh Ditoleransi
Waktu pemulihan dari setiap kasus pun berbeda.
Ada orang yang bisa pulih dengan cepat, ada pula butuh waktu berbulan-bulan
hingga bertahun-tahun.
Lady Gaga saja butuh waktu sekira 2 tahunan
untuk berjuang melawan psikotik. Namun, dalam masa pengobatan ini perlu
peninjauan dan perawatan berkelanjutan agar gangguan tidak lagi kambuh. (Tio/Limapagi)
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.